Paket Gaji Expat

2007 Desember 11
by NSuwarno

Banyak orang Indonesia yang ingin bekerja di Luar Negeri untuk pertama kalinya sering terperosok dalam tawar menawar gaji.

 Berikut ini adalah “Rule of Thumb” dari paket gaji yang biasa mereka tawarkan kepada tenaga kerja “profesional” untuk pekerjaan di hampir di segala industri, atau minimal di industri konstruksi, industri IT dan industri “Oil & Gas”.

  1. Gaji Pokok atau “basic salary” yang biasanya di berikan berdasarkan posisi, pengalaman kerja sebelumnya dankemudian yang penting adalah industri pekerjaannya, karena di bidang konstruksi tentunya punya rate yang berbeda dengan kalau kita bekerja di bidan IT atau Oil dan Gas.
  2. Tunjangan atau “alowance” tambahan diatas itu semua adalah housing alowance yang diberikan dengan nilai tetap, tergantung dari harga pasaran sewa akomodasi yang berlaku di lokasi. Nilai ini biasanya “sedikit” lebih kecil dari harga pasar. Tapi apabila kita pandai negosiasi, maka kita mungkin bisa mendapatkan tunjangan perumahan yang lebih dari cukup. Sayangnya harga sewa rumah di Middle East ini naik terus dengan harga yang tidak masuk di akal, padahal kondisi akomodasi itu lebih buruk dari yang ada di Jakarta atau di sisi bumi yang lain.
  3. Tunjangan yang lain adalah “transportasi” ini cukup untuk sewa mobil perbulannya. Harusnya biaya ini juga cukup untuk naik taksi ketempat tujuan selama sebulan apabila kita tidak memiliki SIM atau tak bisa mengendarai mobil.
  4. Asuransi Kesehatan, tidak seberapa mungkin tapi ini menguntungkan.
  5. Tiket Mobilisasi – artinya tiket pesawat terbang berangkat dari Jakarta diawal kontrak dan tiket pulang di akhir kontrak apa bila kita memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerja dan pulang ke Indonesia.
  6. Tiket liburan minimal satu tahun sekali seharga dengan tiket pesawat pulang pergi dari negara lokasi bekerja-pulang ke Indonesia.

Paket diatas hanya berlaku apabila kita di sponsori langsung oleh perusahaan setempat dan akan jadi berbeda kalau kita bekerja atas sponsor orang lain, misalnya orang tua atau suami. Paket ini juga kemudian dibedakan dengan “Paket Bachelor” dan “Family Package”:

  1. Paket Bujangan adalah minimal seperti yang disebutkan diatas, dan negosiasi bisa dilakukan dengan meminta biaya tiket pulang lebih dari satu tahun sekali. Maksimal tiga kali setahun masih masuk akal. Hal ini diberikan karena biasanya perusahaan mengerti bahwa hidup sendirian sebagai bujangan biasanya lebih berat dari pada hidup dengan memboyong keluarga.
  2. Paket Keluarga biasanya seperti yang disebutkan diatas, ditambah dengan biaya mobilisasi untuk keluarganya, malah kadang-kadang itu termasuk dengan mobilisasi perabotan rumah tangga. Tapi yang menjadikan paket keluarga ini menarik adalah perusahaan memberikan tunjangan sekolah untuk anak-anak yang ikut pindah. Tunjangan sekolah ini biasanya sekitar 50%-70% dari seluruh biaya sekolah. Sisanya kita harus merogoh dari kocek sendiri. Dengan diberikannya paket keluarga ini maka tiket pulang pulang berlibur hanya diberikan setahun sekali saja.

Diatas semua itu, yang kita terima adalah bebas pajak… Pertanyaannya kemudian adalah berapa gaji dasar yang harus dimintakan. Ini sulit dijawab, untuk gambaran kasar tentang perbandingan gaji di negara-negara Teluk, silahkan di lihat di websitenya Bayt.

One Response leave one →
  1. 2007 Desember 13
    ton6312 permalink

    Tax bagaimana ?
    Toni
    http://mypotret.wordpress.com/

Leave a Reply

Note: You can use basic XHTML in your comments. Your email address will never be published.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS